KekuranganKu adalah KeunikanKu

Baguru kapadang data, dapek ruso baling kaki, baguru kapalang aja, nan bak bungo kambang tak jadi.

KekuranganKu adalah KeunikanKu

Baguru kapadang data, dapek ruso baling kaki, baguru kapalang aja, nan bak bungo kambang tak jadi.

KekuranganKu adalah KeunikanKu

Baguru kapadang data, dapek ruso baling kaki, baguru kapalang aja, nan bak bungo kambang tak jadi.

KekuranganKu adalah KeunikanKu

Baguru kapadang data, dapek ruso baling kaki, baguru kapalang aja, nan bak bungo kambang tak jadi.

KekuranganKu adalah KeunikanKu

Baguru kapadang data, dapek ruso baling kaki, baguru kapalang aja, nan bak bungo kambang tak jadi

judul post ini seperti seseorang sedang mengetik

kursor mengikuti

judul post ini seperti seseorang sedang mengetik.

Senin, 22 Juni 2015

Kamis, 21 Mei 2015

Program Pemberian Bantuan Beasiswa S2 bagi Guru SMP T.A 2015

Rabu, 20 Mei 2015

SI BUAH HATI


TUGAS LEARNING TRAJECTORY KURIKULUM 2013

Kamis, 16 April 2015

Elegi Konferensi Pertama Para Bagawat

Kekuasaan memang demikian menggoda dan banyak orang yang tidak sanggup untuk mengendalikannya. Alih-alih dia menjadi pengendali kekuasaan, sering kali seorang penguasa menjadi budak kekuasaan. Kekuasaan yang sering mendorong seseorang untuk melakukan tindakan-tindakan jahat dan kejam bukan dia lawan, malah dia turuti karena dianggap sebagai kesempatan. Tak heran kiranya jika kemudian tangannya menjadi tangan yang berlumuran darah dan air mata rakyatnya yang dizhalimi. Tangannya menjadi tangan diktator yang mengubur semua aspirasi. Nepotisme menjadi kaidah kekuasaannya, kolusi menjadi kamus pemerintahannya.. Penyimpangan menjadi menu sehari-harinya. Allah murka pada mereka, Allah marah pada mereka.

http://powermathematics.blogspot.com/2011/03/elegi-konferensi-pertama-para-bagawat.html

Elegi Ritual dan Serba-serbi Unas

Ujian Nasional (UNAS) selalu menjadi momok yang menakutkan dan menyeramkan terhadap kalangan pelajar, sehingga mereka stres dan histeris. Tidak hanya siswa saja yang mengalami stres, namun para orangtua, guru, dan kepala sekolah pun ikut stres memikirkan siswanya. Mengapa ? karena, jika siswa tidak lulus UNAS maka mereka tidak dapat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan hal-hal unik dan aneh pun dilakukan oleh orangtua dan anaknya, mulai dari sungkeman ke ibu, membasuh kaki orangtua terutama ibu. Hal ini marak dilakukan ketika menjelang UNAS, terutama di daerah dengan harapan mendapat restu dari orangtua, agar diberi kemudahan dan kelancaran dalam menghadapi UNAS. Namun ada hal yang sangat menggelitik hati, ada siswa yang membawa pensil ke dukun, karena takut UNAS. Bayangkan, hanya untuk lulus UNAS sampai-sampai hal yang tidak rasional pun dilakukan Klimaks dampak buruk UNAS adalah detik-detik hasil kelulusan yang mengakibatkan hal yang sangat fatal yaitu kematian. Banyak siswa yang stres karena merasa malu, tertekan, putus harapan, hingga nekat gantung diri. Naudzubillah ! Hal ini tentu sangat miris bagi kita semua, terutama bagi para praktisi dan pemerhati pendidikan. Hanya karena ingin lulus ujian, nyawa seorang siswa harus melayang

Rabu, 15 April 2015

CONTOH PEMAHAMAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN TEORI BRUNER


Langkah-langkah pembelajaran
A.  Tahap Enaktif
1.      Pada tahap awal guru memberikan tugas kepada siswa untuk mengidentifikasi contoh dan bukan contoh bangun segitiga yang tersedia dari sekelompok bangun datar (gunakan alat peraga).
B.  Tahap Ikonik
2.      Dari bangun segitiga yang telah diidentifikasi siswa juga diharapkan dapat memberikan contoh dan bukan contoh alas dan tinggi suatu segitiga dan kemudian siswa diarahkan agar dapat mendefenisikan tinggi dan alas suatu segitiga.
3.      Siswa diarahkan untuk menemukan hubungan antara segitiga dan persegi panjang (hubungan panjang dan lebar pada persegi panjang dengan alas dan tinggi pada segitiga).
4.      Dengan cara menggunting siswa akan menemukan hubungan luas persegi panjang dan luas segitiga.
5.      Menemukan hubungan luas segitiga dari luas persegi panjang dengan contoh bangun yang diberikan berikut:





Berapa luas persegi panjang?
Berapa luas segitiganya?
Kesimpulan apa yang dapat diambil?
A.  Tahap Simbolis
1.      Guru mengarahkan siswa untuk membuat generalisasi untuk membangun rumus luas segitiga.













Teori belajar Bruner yaitu melalui model belajar penemuan (Discovery learning) adalah model pengajaran yang dikembangkan berdasarkan kepada pandangan kognitif tentang pembelajaran dan konstruktivisme. Siswa belajar melalui keterlibatan aktif dengan konsep-konsep dan prinsip-prinsip, dan guru mendorong siswa untuk mendapatkan pengalaman dengan melakukan kegiatan yang memungkinkan mereka menemukan konsep dan prinsip untuk diri mereka sendiri. Namun demikian tidak semua materi matematika dijenjang SD dapat diajarkan dengan menggunakan metode penemuan, dengan demikian seorang guru harus pandai memilih dan mengkaitkan suatu topik pembelajaran dengan metode dan teori belajar yang mendukung sehingga pelaksanaan pembelajaran lebih optimal.